Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengungkap kasus Kalideres menggunakan pendekatan Scientific Crime Investigastion berkolaborasi bersama stakeholder. Hasil akhir Kasus Kalideres bisa ditonton di video berikut ini.
Dalam rangka Scientific Crime Investigation, pagi ini kami, Ditreskrimum Polda Metro Jaya bersama tim dari RSCM dan Universitas Indonesia melakukan otopsi ulang pada 4 jenazah untuk mendapatkan hasil pemeriksaan secara mendetail dan motif dari kasus ini.
Terus pantau kasus ini di instagram @ditreskrimum_pmi dan Youtube
Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengeluarkan rilis mengenai update perkembangan kasus Kalideres. Berikut beberapa hal yang perlu disampaikan agar terhindarnya misinformasi & disinformasi kepada masyarakat.
Kasus ini masih dalam tahap proses penyelidikan oleh kami, dan penelitian lebih lanjut dari bagian forensik kepolisian. Tunggu video selengkapnya hanya di YoutubeDitreskrimum Polda Metro Jaya
Kasus penipuan modus social engineering masih marak terjadi. Baru-baru ini Ditreskrimum Polda Metro Jaya menerima laporan menurut korban menggunakan modus akun bank diretas/dihack & melakukan pembelian barang-barang tanpa sepengetahuan korban. Pelaku mengatasnamakan menurut bank & mencoba menunjukkan donasi pada korban menggunakan cara menaruh arahan pada korban buat membuka pelaksanaan Whatsapp menurut angka yg sudah disebutkan tersangka, lalu korban mendapat link menurut angka tadi & diminta buat memasukan 16 digit angka kartu debit & kode OTP ke pada link.
Setelah mendapat adanya laporan dugaan Tindak Pidana dimaksud, Tim Opsnal Unit II & Timsus I Subdit Tahbang/Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan & penyidikan guna mengumpulkan liputan dan indera bukti terkait kasus dimaksud buat mengungkap masalah tadi & menemukan tersangkanya.
Ada dua tersangka yg sudah ditangkap sang Tim Opsnal Unit II & Timsus I Subdit Tahbang/Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Tersangka Inisial M (28) & RA (33) ditangkap dalam hari Rabu, dua November 2022 pada Tulung Selapan, Sumatera Selatan.